Jln. Banda Aceh–Medan, KM 192 Gampong Blang Mee Barat, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen, Aceh
Ayahanda Tu Sop Jeunieb Dianugerahi Piagam Penghargaan dalam Milad HUDA ke-27

BANDA ACEH — Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) menggelar Malam Puncak Milad HUDA ke-27 di Aula Embarkasi Asrama Haji Banda Aceh, Senin (14/9/2026) malam. Kegiatan berlangsung khidmat dengan semangat menjaga ilmu, merawat adab, menaati guru dan umat, sekaligus mempererat ukhuwah serta mengenang perjuangan para ulama Aceh.
Acara tersebut dihadiri sejumlah ulama, pimpinan dayah, tokoh agama, Forkopimda, serta tamu undangan. Di antaranya Tgk. H. Hasanoel Bashry (Abu Mudi), Teungku H. Nuruzzahri Yahya (Waled Nu), Tgk. H. M. Daud Hasbi, Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol Dedy Tabrani, Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Muhsin Thahir, Anggota DPD RI Tgk. Ahmada, Bupati Aceh Besar Muharram Idris (Syech Muharram), serta perwakilan Polda Aceh, Kodam IM dan Kejati Aceh.
Rangkaian acara diawali pemutaran dokumenter perjalanan HUDA, pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan selawat, kemudian dilanjutkan dengan agenda utama. Kegiatan juga disiarkan langsung melalui Radioqu 93,6 FM Aceh, YouTube Radioqu Aceh, dan Yadara TV.
Ketua Panitia Milad ke-27 HUDA, Abiya Dr. Tgk. H. Muhammad Hatta, Lc., M.Ed., menyampaikan harapan agar kegiatan bakti sosial yang telah dilakukan HUDA dapat terus dilaksanakan sebagai upaya mempererat kebersamaan dan memberi semangat kepada generasi HUDA berikutnya.
Sementara itu, Ketua Umum PB HUDA, Tgk. H. Anwar Usman (Abiya Kuta Krueng), mengajak seluruh ulama mengenang kembali perjuangan para pendiri HUDA. Ia menjelaskan bahwa HUDA lahir 27 tahun lalu di tengah konflik dan Darurat Militer Aceh, serta pertama kali dideklarasikan di kompleks Makam Syiah Kuala sebagai bentuk kepedulian ulama terhadap umat dan kondisi Aceh.
Abiya Kuta Krueng menegaskan HUDA harus terus menjadi rumah besar dan wadah pemersatu ulama Aceh, sekaligus menjadi ruang berdiskusi untuk kemaslahatan agama dan Aceh. Ia juga mengingatkan agar dayah tetap menjaga tradisi keilmuan salaf, namun mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan zaman.
Penghargaan untuk Allahyarham Ayahanda Tu Sop
Salah satu momen penting dalam Milad ke-27 HUDA adalah pemberian piagam penghargaan kepada Allahyarham Ayahanda Tu Sop atas dedikasi dan pengabdian beliau selama menjabat sebagai Ketua Umum PB HUDA.
Piagam tersebut diterima langsung oleh Ketua Umum Dayah Babussalam Al-Aziziyah Jeunieb, Abana H. M. Ihsan M. Jakfar, S.Sos., sebagai perwakilan keluarga dan lembaga yang memiliki ikatan erat dengan perjuangan Allahyarham Ayahanda Tu Sop.
Penghargaan ini menjadi bentuk penghormatan atas jasa beliau dalam memperjuangkan persatuan ulama, menjaga ukhuwah, serta memberikan kontribusi bagi kemaslahatan umat dan Aceh. Keteladanan dan perjuangan Allahyarham diharapkan terus menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam melanjutkan perjuangan untuk agama, umat, dayah, dan Aceh.
Malam puncak Milad ke-27 HUDA ditutup dengan tausiah dan doa bersama yang disampaikan oleh Teungku H. Nuruzzahri Yahya (Waled Nu). Milad HUDA ke-27 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah, menjaga tradisi keilmuan dayah, merawat adab, serta meneruskan perjuangan para ulama demi kemaslahatan agama, umat, dan Aceh.
Goresan tangan : Tgk Fazlul Rafiq (Dewan Guru LPI Assalam Islamic School)
nonton selengkapnya pada link You Tube di bawah ini :



